Kurs Dollar Menguat di Bank pada 11 Agustus 2026
Kurs dollar Amerika Serikat (USD) pada Selasa, 11 Agustus 2026, menunjukkan penguatan di sejumlah bank besar di Indonesia, termasuk Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Nilai tukar rupiah terhadap dollar tercatat mengalami penguatan tipis yang berdampak pada dinamika pasar valuta asing di Jakarta.
Kurs Dollar di Bank Central Asia (BCA)
Berdasarkan data resmi Bank BCA pada 11 Agustus 2026, kurs e-Rate dollar AS untuk transaksi pembelian berada di angka Rp17.745, sedangkan untuk penjualan mencapai Rp17.835. Sementara itu, kurs TT Counter dan Bank Notes untuk dollar tercatat seragam, masing-masing pembelian Rp17.620 dan penjualan Rp17.900.
Data Kurs di Bank Indonesia dan Bank Lain
Bank Indonesia (BI) mencatat kurs jual dollar AS pada Rp17.883,97 dan kurs beli Rp17.706,03 pada hari yang sama. Sedangkan kurs dollar di Bank Mandiri, BRI, dan BNI pada 10 Agustus 2026 menunjukkan rupiah menguat sebesar 0,15% menjadi Rp17.897 per USD, mengiringi indeks dollar AS yang menguat 0,13% ke 99,67.
Konteks Pasar dan Pengaruh Nilai Tukar Rupiah
Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dipengaruhi oleh pergerakan positif indeks dollar di pasar global serta performa ekonomi regional Asia. Beberapa mata uang Asia lainnya juga mengalami penguatan, seperti yuan China dan baht Thailand, sementara yen Jepang dan won Korea Selatan melemah.
Kondisi ini memberikan sinyal positif bagi stabilitas nilai tukar rupiah yang selama ini menjadi perhatian investor dan pelaku pasar domestik. Data ini penting bagi pelaku usaha dan masyarakat umum dalam memahami bagaimana perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dollar saat ini.
Tabel Perbandingan Kurs Dollar di Bank-Bank Terpilih
| Bank | Kurs Beli (Rp) | Kurs Jual (Rp) |
|---|---|---|
| BCA (e-Rate USD) | 17.745 | 17.835 |
| BCA (TT Counter USD) | 17.620 | 17.900 |
| Bank Indonesia | 17.706,03 | 17.883,97 |
| Mandiri, BRI, BNI (10 Agustus) | – | 17.897 |
Reaksi Pasar dan Pernyataan Narasumber
Menurut analis pasar valuta asing, penguatan rupiah ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi Indonesia yang relatif stabil meski menghadapi tekanan global. Hal ini juga tercermin dari penguatan beberapa mata uang Asia yang mendukung pergerakan rupiah.
"Penguatan nilai tukar rupiah hari ini menandakan sentimen positif di pasar keuangan Indonesia, khususnya di tengah dinamika pasar global yang masih fluktuatif," ujar seorang ekonom dari lembaga riset keuangan nasional.
Data kurs dollar hari ini penting untuk dipantau secara berkala oleh masyarakat dan pelaku usaha, mengingat fluktuasi nilai tukar dapat berdampak langsung pada harga barang impor, biaya produksi, dan investasi. Perubahan kurs dollar minggu ini menunjukkan penyesuaian pasar terhadap kondisi ekonomi global yang dinamis.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow