Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Melemah pada 5 Agustus 2026
Kurs dolar Amerika Serikat (AS) di empat bank utama Indonesia yaitu BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI pada Rabu, 5 Agustus 2026, kembali mengalami pelemahan seiring fluktuasi nilai tukar rupiah di pasar domestik. Data yang dihimpun menunjukkan pergerakan harga jual dan beli dolar di masing-masing bank mengalami perubahan dibandingkan awal pekan lalu.
Kurs Dolar di BCA
Bank Central Asia (BCA) mencatat kurs e-rate dolar AS pada pukul 09:48 WIB di level beli Rp17.990 dan jual Rp18.080. Sementara itu, kurs TT counter tercatat beli di Rp17.870 dan jual Rp18.150. Angka ini menunjukkan sedikit penurunan jika dibandingkan dengan penutupan akhir Juli 2026 yang berada di kisaran Rp18.022 untuk rupiah terhadap dolar.
Kurs Dolar di Bank Mandiri
Bank Mandiri mencatatkan kurs special rate dolar AS pada 31 Juli 2026 di posisi beli Rp18.040 dan jual Rp18.070. Namun, pada transaksi TT counter, nilai beli berada di Rp17.800 dan jual Rp18.100. Pergerakan ini mencerminkan adanya tekanan pada rupiah yang menyebabkan nilai tukar dolar di bank ini sedikit menurun.
Kurs Dolar di BRI dan BNI
Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat kurs e-rate dolar AS di angka beli Rp17.897 dan jual Rp18.099 per 1 Agustus 2026, dengan TT counter di posisi beli Rp17.870 dan jual Rp18.170. Sedangkan Bank Negara Indonesia (BNI) memperlihatkan special rate pada 1 Agustus di Rp17.970 untuk beli dan Rp18.070 untuk jual, dengan TT counter beli Rp17.800 dan jual Rp18.100.
Konteks Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Penguatan rupiah yang sempat terjadi pada 31 Juli 2026 sebesar 0,49% ke level Rp18.022 terhadap dolar AS, kini mulai berbalik arah dengan adanya tekanan pasar global dan faktor eksternal yang mempengaruhi permintaan dolar. Prediksi kisaran perdagangan rupiah terhadap dolar pekan ini diperkirakan berada di antara Rp17.850 hingga Rp18.150.
Menurut data dari beberapa sumber resmi, nilai tukar USD/IDR bersifat sangat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar dan kondisi ekonomi global maupun domestik. Kurs ini juga diperbarui setiap hari kerja bank dan tidak berlaku pada hari libur nasional.
Perbedaan Kurs E-Rate dan TT Counter
Penting diketahui, kurs e-rate biasanya digunakan untuk transaksi elektronik seperti transfer dan transaksi online, sedangkan kurs TT (Telegraphic Transfer) counter berlaku untuk transaksi tunai di kantor cabang bank. Perbedaan nilai antara kedua kurs ini karena biaya dan prosedur yang berbeda dalam proses transaksi.
Rekomendasi dan Informasi Tambahan
Para nasabah disarankan untuk memantau kurs dolar secara rutin melalui situs resmi masing-masing bank atau platform terpercaya agar dapat menentukan waktu terbaik untuk melakukan transaksi valuta asing. Mengingat nilai tukar dapat berubah kapan saja, kehati-hatian dalam mengambil keputusan finansial sangat diperlukan.
"Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pekan ini diperkirakan akan bergerak dinamis dengan rentang Rp17.850 hingga Rp18.150 mengingat kondisi pasar global yang belum stabil," ujar analis pasar keuangan dari institusi terkait.
| Bank | Kurs Beli (Rp) | Kurs Jual (Rp) | Tanggal | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| BCA (e-rate) | 17.990 | 18.080 | 5 Agustus 2026 | Transaksi elektronik |
| BCA (TT counter) | 17.870 | 18.150 | 5 Agustus 2026 | Transaksi tunai |
| Mandiri (special rate) | 18.040 | 18.070 | 31 Juli 2026 | Rate khusus |
| Mandiri (TT counter) | 17.800 | 18.100 | 31 Juli 2026 | Transaksi tunai |
| BRI (e-rate) | 17.897 | 18.099 | 1 Agustus 2026 | Transaksi elektronik |
| BRI (TT counter) | 17.870 | 18.170 | 1 Agustus 2026 | Transaksi tunai |
| BNI (special rate) | 17.970 | 18.070 | 1 Agustus 2026 | Rate khusus |
| BNI (TT counter) | 17.800 | 18.100 | 1 Agustus 2026 | Transaksi tunai |
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow