Harga Sembako Hari Ini 5 Agustus 2026 Naik di Beberapa Provinsi
Harga sembako hari ini, 5 Agustus 2026, tercatat mengalami kenaikan di beberapa wilayah Indonesia, terutama di Jawa Timur dan Jakarta. Kenaikan ini dipengaruhi oleh tarif angkutan yang naik akibat penyesuaian harga BBM serta faktor cuaca yang memengaruhi pasokan bahan pokok. Data terbaru dari PIHPS Bank Indonesia per 4 Agustus 2026 menunjukkan perubahan harga signifikan pada minyak goreng, daging sapi, dan beberapa komoditas lainnya.
Harga Minyak Goreng
Menurut pemantauan Econiq.id dan data dari hargakomoditas.com, harga minyak goreng dalam kemasan pouch 1 liter berada di kisaran Rp12.000 hingga Rp14.800, sedangkan pouch 2 liter berkisar Rp21.000 sampai Rp25.000. Minyak goreng jerigen 5 liter dijual sekitar Rp63.000 sampai Rp67.000 dengan variasi harga berdasarkan merek seperti Avena, Bimoli, Filma, Sania, dan Hemart.
Harga Bahan Pokok Lainnya
PIHPS Bank Indonesia melaporkan bahwa harga bawang merah dan bawang putih tetap stabil dibandingkan pekan lalu, namun harga daging sapi dan ayam menunjukkan tren kenaikan. Harga cabai merah, terutama cabai rawit, juga naik tajam menjelang musim tertentu, yang menjadi perhatian konsumen. Harga beras kualitas premium dan medium relatif stabil, tetapi harga lauk pauk meningkat seiring musim hujan yang berdampak pada ketersediaan pasokan.
Faktor Penyebab Kenaikan Harga Sembako
Kenaikan harga BBM yang diumumkan pemerintah menyebabkan tarif angkutan barang naik, sehingga biaya distribusi ke pasar menjadi lebih tinggi. Kondisi ini langsung berdampak pada kenaikan harga sembako di tingkat konsumen. Selain itu, musim hujan yang sedang berlangsung menyebabkan perubahan pasokan, terutama pada komoditas peternakan dan pertanian.
Berdasarkan data dari BAPPEBTI, harga komoditi di berbagai tingkat penjualan dipantau secara ketat dengan pengiriman data dua kali sehari. Hal ini membantu pemerintah dan pelaku pasar memantau fluktuasi harga secara real-time.
Perbandingan Harga dan Cara Memantau Harga Sembako
Data Econiq.id yang memadukan harga dari 34 provinsi serta kurs JISDOR Bank Indonesia memberikan gambaran harga sembako lengkap per provinsi. Misalnya, harga minyak goreng di Jawa Timur hari ini tercatat sedikit lebih tinggi dibanding minggu lalu, sedangkan harga beras dan bawang merah cenderung stabil.
Pemerintah dan masyarakat dapat memantau harga sembako melalui platform resmi seperti PIHPS Bank Indonesia dan situs pemantauan harga lokal yang menyediakan update harga harian dan per wilayah. Ini membantu konsumen dalam merencanakan kebutuhan belanja dengan lebih bijak.
Dampak dan Tanggapan Pasar
Beberapa pedagang pasar tradisional menyatakan bahwa kenaikan harga minyak goreng dan daging sapi menyebabkan penyesuaian harga jual dan penurunan daya beli konsumen. Meski demikian, beberapa konsumen masih berusaha mencari alternatif produk yang lebih terjangkau.
"Kenaikan tarif angkutan membuat harga sembako naik, terutama minyak goreng dan daging sapi yang kami jual," ujar Agus Santoso, pedagang pasar di Surabaya.
Update Terakhir dan Saran Pemerintah
Pemerintah terus memantau pergerakan harga sembako dan melakukan intervensi jika diperlukan agar harga tetap terkendali dan pasokan lancar. Konsumen disarankan untuk mengikuti informasi harga resmi dari sumber terpercaya agar dapat berbelanja dengan bijak di tengah fluktuasi pasar saat ini.
| Komoditas | Harga (Rp/kg atau liter) | Perubahan dibanding 28 Juli 2026 |
|---|---|---|
| Minyak Goreng Pouch 1 Liter | 12.000 - 14.800 | Naik Rp1.000 - Rp1.500 |
| Daging Sapi | 130.000 - 150.000 | Naik Rp5.000 - Rp7.000 |
| Bawang Merah | 30.000 - 35.000 | Stabil |
| Beras Premium | 12.000 - 14.000 | Stabil |
| Cabai Rawit Merah | 90.000 - 110.000 | Naik Rp10.000 - Rp15.000 |
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow