Rupiah Menguat ke Rp17.798 per Dolar AS pada 18 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level Rp17.798 per dolar AS pada Selasa, 18 Agustus 2026, di pasar valuta asing Indonesia. Penguatan ini terjadi di tengah data ekonomi AS yang menunjukkan pelemahan, memengaruhi sentimen pasar global dan memberikan ruang bagi rupiah menguat.

Data Ekonomi AS yang Melemah

Menurut data terbaru, indeks dolar AS melemah sebesar 0,3% menjadi 99,36 pada 17 Agustus 2026. Penurunan ini dipengaruhi oleh beberapa indikator ekonomi AS, seperti penurunan penjualan ritel sebesar 0,6% pada Juli 2026 setelah sebelumnya naik 0,2% pada Juni. Selain itu, indeks kepercayaan konsumen AS turun menjadi 51 pada Agustus dari 55,2 pada bulan sebelumnya, serta inflasi konsumen (CPI) yang melandai ke 3,4% secara tahunan dari 3,5% pada Juni 2026. Data ini menunjukkan perlambatan ekonomi AS yang menekan dolar di pasar internasional.

Perbandingan dengan Pergerakan Rupiah Sebelumnya

Dalam beberapa hari terakhir, rupiah menunjukkan tren penguatan. Pada Jumat, 14 Agustus 2026, rupiah menguat ke kisaran Rp17.825 hingga Rp17.836 per dolar AS, naik 0,23% dari posisi Rp17.877 pada Kamis, 13 Agustus 2026 yang stagnan. Penguatan rupiah berkelanjutan ini menunjukkan respons pasar terhadap kondisi eksternal yang lebih menguntungkan rupiah.

Dampak dan Konteks Global

Pengaruh Defisit Anggaran AS dan Kebijakan Moneter

Selain data ekonomi, pelemahan dolar AS juga dipengaruhi oleh melebar defisit anggaran federal AS yang mencapai rekor 432 miliar dolar AS pada Juli 2026. Hal ini menimbulkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas fiskal AS. Sementara itu, kebijakan The Fed yang cenderung berhati-hati dalam menaikkan suku bunga turut memberikan ruang bagi penguatan mata uang negara berkembang seperti rupiah.

Pergerakan Mata Uang Asia Lainnya

Penguatan rupiah juga terjadi di tengah pergerakan positif mata uang Asia lainnya, seperti dolar Taiwan yang menguat 0,5%, won Korea Selatan 0,24%, dan yen Jepang serta ringgit Malaysia masing-masing menguat sekitar 0,09%. Hal ini menunjukkan sentimen regional yang mendukung rupiah.

Data Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terbaru

Nilai Tukar Rupiah Anjlok ke Rp17.598 per Dolar AS, Apa Dampaknya ? | KOMPASTV MADIUN
TanggalNilai Tukar Rupiah (Rp per USD)Perubahan (%)
13 Agustus 202617.8770,00
14 Agustus 202617.836+0,23
17 Agustus 202617.798+0,21
  • Rupiah menguat sekitar 0,23% pada 14 Agustus 2026.
  • Penguatan berlanjut ke Rp17.798 pada 17 Agustus 2026.
  • Indeks dolar AS melemah sebagai katalis utama penguatan rupiah.

Kutipan Narasumber

"Pergerakan rupiah yang menguat saat ini mencerminkan respons positif pasar terhadap data ekonomi AS yang melambat serta ketidakpastian fiskal di Amerika. Hal ini memberikan peluang bagi rupiah untuk memperkuat posisi terhadap dolar AS," ujar analis pasar valuta asing di sebuah lembaga keuangan Jakarta.

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus dipantau para pelaku pasar dan pemerintah, terutama menjelang pengumuman data ekonomi terbaru serta kebijakan moneter dari The Fed. Kondisi ini menjadi faktor utama dalam menentukan tren nilai tukar di masa mendatang.

Follow lenterarakyat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed