Mengenal Bentuk Passive Voice dari Kalimat They Are Wearing Jackets

Smallest Font
Largest Font

Kalimat "they are wearing jackets in the class" merupakan contoh kalimat aktif dalam bahasa Inggris yang sering digunakan. Namun, bagaimana bentuk passive voice dari kalimat ini? Artikel ini akan membahas langkah demi langkah cara mengubah kalimat tersebut menjadi kalimat pasif yang benar dan sesuai dengan aturan tata bahasa bahasa Inggris terkini.

Passive voice dibentuk dengan pola utama yaitu penggunaan kata kerja "to be" yang sesuai dengan tenses kalimat, diikuti oleh past participle (verb bentuk ketiga) dari kata kerja utama. Dalam konteks kalimat "they are wearing jackets", bentuk tenses yang digunakan adalah present continuous, sehingga pola pasifnya sedikit berbeda.

Dasar Passive Voice pada Present Continuous Tense

Kalimat aktif present continuous memiliki pola:
subject + is/are + verb-ing + object.
Untuk mengubah menjadi passive voice, pola yang digunakan adalah:
subject (yang menerima aksi) + is/are + being + past participle + (by agent).

Namun, ini hanya bisa diterapkan jika objek kalimat adalah penerima aksi dan dapat menjadi subjek baru. Dalam kalimat "they are wearing jackets", "jackets" adalah objek langsung yang dikenakan oleh subjek "they".

Langkah-langkah Mengubah Kalimat Aktif "They Are Wearing Jackets" Menjadi Passive Voice

  1. Identifikasi objek yang akan menjadi subjek baru: Dalam kalimat ini, "jackets" adalah objek yang dikenakan, sehingga akan menjadi subjek dalam kalimat pasif.
  2. Tentukan bentuk kata kerja "to be" yang sesuai: Karena kalimat aktif menggunakan present continuous tense (are wearing), bentuk pasifnya harus menggunakan "are being".
  3. Gunakan past participle dari kata kerja utama: Kata kerja "wear" memiliki past participle "worn".
  4. Susun kalimat passive voice: Subjek baru (jackets) + are being + worn + (by + agent jika diperlukan).

Jadi, kalimat "they are wearing jackets in the class" menjadi "jackets are being worn by them in the class" dalam bentuk passive voice.

Pentingnya Menambahkan Agen dalam Kalimat Pasif

Dalam kalimat pasif, agen (pelaku aksi) bisa ditambahkan dengan preposisi "by". Namun, dalam beberapa konteks formal atau ilmiah, agen bisa dihilangkan jika tidak penting atau diketahui bersama. Misalnya, "jackets are being worn in the class" sudah cukup jelas tanpa menyebut "by them".

Contoh Variasi Passive Voice dari Kalimat "They Are Wearing Jackets"

Selain bentuk present continuous passive, mengetahui variasi bentuk passive voice penting agar mampu menggunakan bahasa Inggris secara fleksibel dan tepat konteks.

Bentuk Present Simple Passive

Jika kalimat aktifnya adalah present simple, misalnya "They wear jackets", maka bentuk pasifnya adalah "Jackets are worn by them".

Bentuk Past Simple Passive

Kalimat aktif "They wore jackets" berubah menjadi "Jackets were worn by them".

Bentuk Present Perfect Passive

Kalimat aktif "They have worn jackets" menjadi "Jackets have been worn by them".

Penggunaan Passive Voice dalam Konteks Pembelajaran Bahasa Inggris

Penggunaan kalimat pasif sering ditemui dalam tulisan formal dan ilmiah untuk menekankan pada objek yang dikenai aksi, bukan pelaku aksi. Dalam pembelajaran bahasa Inggris, memahami cara mengubah kalimat aktif menjadi pasif membantu meningkatkan kemampuan menulis dan berbicara secara efektif.

  • Passive voice menghilangkan fokus pada pelaku.
  • Sering digunakan untuk menunjukkan fakta atau prosedur.
  • Menghindarkan kalimat menjadi terlalu subjektif.

Dalam kasus kalimat "they are wearing jackets", kalimat pasifnya memperlihatkan bahwa "jackets" menjadi fokus utama.

Kesalahan Umum dalam Mengubah Kalimat Aktif ke Passive Voice

Sebagai praktisi, saya sering menemukan kesalahan seperti:

  • Penggunaan bentuk "to be" yang tidak sesuai tenses.
  • Penggunaan past participle yang salah (misalnya "wear" menjadi "weared" yang salah).
  • Menjadikan subjek pasif dari objek yang bukan objek langsung.

Memperhatikan aturan dasar passive voice penting untuk menghindari kesalahan tersebut.

Contoh Tabel Perbandingan Bentuk Kalimat Aktif dan Pasif

Perbandingan Bentuk Kalimat Aktif dan Passive Voice pada Tenses Berbeda
TensesKalimat AktifKalimat Pasif
Present SimpleThey wear jacketsJackets are worn by them
Present ContinuousThey are wearing jacketsJackets are being worn by them
Past SimpleThey wore jacketsJackets were worn by them
Present PerfectThey have worn jacketsJackets have been worn by them

Tips Praktis Menguasai Passive Voice

  1. Latih mengidentifikasi objek dan subjek dalam kalimat aktif.
  2. Pelajari perubahan kata kerja menjadi past participle yang benar.
  3. Kenali tenses yang digunakan agar bisa memilih bentuk "to be" yang tepat.
  4. Praktikkan membuat kalimat pasif dari kalimat aktif sehari-hari.
  5. Periksa kembali kalimat yang dibuat agar sesuai kaidah grammar terkini.

Dalam pengalaman saya, latihan rutin dengan contoh kalimat nyata membantu mempercepat penguasaan passive voice secara natural dan efektif.

Cara Mengubah Kalimat Aktif Menjadi Pasif dengan Mudah | Linda Savings

Penerapan Passive Voice dalam Situasi Nyata di Kelas

Kalimat "they are wearing jackets in the class" bisa digunakan dalam konteks deskripsi aktivitas siswa di kelas. Dengan mengubahnya menjadi passive voice, fokus bergeser pada benda yang dikenakan, yaitu jaket. Ini berguna dalam laporan atau deskripsi yang ingin menonjolkan objek daripada pelaku.

Misalnya, dalam situasi pengamatan, guru bisa mengatakan, "Jackets are being worn by the students," untuk menekankan bahwa jaket sedang dipakai, bukan siapa yang memakainya.

Alternatif Penggunaan Passive Voice tanpa Menyebut Pelaku

Untuk situasi formal atau ketika pelaku tidak penting, kalimat pasif bisa dipersingkat tanpa agen:

  • Jackets are being worn in the class.
  • Jackets are worn during cold weather.

Ini sering terjadi dalam tulisan ilmiah, laporan, atau instruksi yang lebih menekankan pada kondisi atau objek.

Mengapa Passive Voice Penting untuk Dikuasai?

Menguasai passive voice memberi fleksibilitas dan variasi dalam komunikasi bahasa Inggris. Passive voice membantu menyampaikan informasi dengan cara yang lebih objektif dan profesional, terutama dalam konteks akademis dan bisnis.

Dengan memahami cara membentuk dan menggunakan kalimat pasif yang benar, seperti dalam contoh "they are wearing jackets", pembelajar bahasa Inggris dapat meningkatkan kualitas tulisannya dan memperluas kemampuan berkomunikasi secara efektif.

Penggunaan passive voice juga memperkaya variasi gaya bahasa yang dapat disesuaikan dengan tujuan dan konteks komunikasi.

Follow lenterarakyat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow