Cara Tepat Melaporkan Pertanyaan
- Langkah-Langkah Mengubah Pertanyaan Langsung ke Reported Speech
- Perubahan Tenses dalam Reported Speech
- Kapan Menggunakan "If" dan "Whether" dalam Reported Speech
- Kesalahan Umum dalam Melaporkan Pertanyaan dan Cara Menghindarinya
- Contoh Latihan Reported Speech Pertanyaan
- Tips Praktis Menguasai Reported Speech Pertanyaan
- Pengaruh Penguasaan Reported Speech terhadap Komunikasi Bahasa Inggris
- Strategi Mengatasi Kesulitan dalam Reported Speech
Melaporkan pertanyaan langsung seperti "Susan asked Margareth where do you live he asked her" membutuhkan pemahaman mendalam tentang reported speech dalam Bahasa Inggris. Artikel ini membahas langkah-langkah praktis dan contoh yang tepat untuk mengubah kalimat tanya langsung menjadi kalimat tidak langsung dengan benar.
Reported speech adalah teknik mengulang kembali ucapan orang lain dengan sedikit perubahan struktur kalimat. Khusus untuk pertanyaan, perubahan ini melibatkan aspek tenses, pronoun, dan urutan kata. Dalam praktiknya, ini penting untuk komunikasi yang jelas dan formal.
Menurut sumber dari englishspeaking360.com dan learn-english.uk, terdapat dua tipe utama pertanyaan yang harus dilaporkan berbeda: pertanyaan ya/tidak (yes/no questions) dan pertanyaan WH (what, where, when, why, who, how).
Ciri Khas Pertanyaan Ya/Tidak dan WH
Pertanyaan ya/tidak dilaporkan dengan menggunakan kata pengantar seperti "asked" diikuti oleh "if" atau "whether". Contohnya:
- Direct: "Are you coming?"
- Reported: "She asked if I was coming."
Sementara pertanyaan WH mempertahankan kata tanya tersebut dan mengubah urutan kata menjadi kalimat pernyataan. Misalnya:
- Direct: "Where do you live?"
- Reported: "He asked where I lived."
Langkah-Langkah Mengubah Pertanyaan Langsung ke Reported Speech
Berikut ini langkah praktis yang saya sarankan berdasarkan pengalaman mengajar dan praktik nyata dalam dunia kerja:
- Identifikasi jenis pertanyaan: Apakah ya/tidak atau WH question?
- Ubah kata ganti orang (pronoun) sesuai konteks pembicara dan pendengar baru.
- Ubah tense kalimat jika kalimat pelaporan dalam bentuk past tense. Ini disebut backshift. Contohnya, present simple menjadi past simple.
- Untuk pertanyaan ya/tidak, tambahkan "if" atau "whether" setelah kata pelapor seperti "asked".
- Susun ulang kalimat WH dengan urutan subjek dan kata kerja biasa, bukan inversi.
- Hilangkan tanda tanya dan tanda kutip.
Dalam kasus kalimat seperti "Susan asked Margareth where do you live he asked her", kalimat ini harus diubah menjadi "Susan asked Margareth where she lived" agar sesuai aturan reported speech WH questions.
Contoh Praktis Reported Speech dari Kalimat "Susan Asked Margareth Where Do You Live He Asked Her"
Direct Speech: "Where do you live?" he asked her.
Reported Speech: He asked her where she lived.
Perubahan utama di sini adalah penghilangan kata tanya "do" dan pengubahan tense present simple (do live) menjadi past simple (lived).
Perubahan Tenses dalam Reported Speech
Pengubahan tenses merupakan hal krusial yang sering menjadi sumber kesalahan. Dalam reported speech, tenses biasanya mundur satu tingkat ke masa lalu (backshift), terutama jika kalimat pelaporan menggunakan past tense.
- Present simple → Past simple
- Present continuous → Past continuous
- Present perfect → Past perfect
- Past simple → Past perfect
Dalam kalimat "Susan asked Margareth where do you live" yang diubah menjadi reported speech, "do live" menjadi "lived" mengikuti aturan ini.
Kapan Menggunakan "If" dan "Whether" dalam Reported Speech
Untuk pertanyaan ya/tidak, "if" dan "whether" bisa digunakan secara bergantian dalam reported speech. Namun, "whether" lebih formal dan sering digunakan dalam tulisan akademik atau resmi. Contoh:
- He asked if/whether I was coming.
- She wanted to know if/whether they had finished.
Perlu diingat, dalam konteks informal sehari-hari, "if" lebih umum dipakai.
Kesalahan Umum dalam Melaporkan Pertanyaan dan Cara Menghindarinya
Dari pengalaman saya, kesalahan yang sering terjadi meliputi:
- Tidak mengubah urutan kata pada WH questions. Contoh salah: "He asked where do you live."
- Lupa melakukan backshift tense. Contoh salah: "He asked where she lives."
- Tidak menambahkan "if" atau "whether" untuk pertanyaan ya/tidak. Contoh salah: "She asked I was coming."
Untuk menghindari kesalahan ini, selalu periksa jenis pertanyaan terlebih dahulu dan pastikan mengikuti aturan tata bahasa reported speech.
Contoh Latihan Reported Speech Pertanyaan
Berikut contoh latihan yang bisa Anda coba untuk memperdalam pemahaman:
| Direct Speech | Reported Speech |
|---|---|
| "Are you coming to the party?" she asked. | She asked if I was coming to the party. |
| "What time does the train arrive?" he asked. | He asked what time the train arrived. |
| "Do you like this movie?" they asked. | They asked if I liked that movie. |
| "Where do you live?" he asked her. | He asked her where she lived. |
| "Is it raining outside?" she wanted to know. | She wanted to know if it was raining outside. |
Tips Praktis Menguasai Reported Speech Pertanyaan
Berikut beberapa tips agar Anda lebih mudah menguasai materi ini:
- Latihan rutin dengan berbagai tipe pertanyaan langsung.
- Buat catatan khusus perubahan tense dan pronoun.
- Gunakan sumber terpercaya seperti EF English dan Learn-English.uk untuk referensi tambahan.
- Perhatikan konteks kalimat pelaporan, karena ini menentukan tense yang tepat.
- Praktikkan dengan berbicara dan menulis agar terbiasa.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda akan mampu mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung dengan benar dan efektif.
Pengaruh Penguasaan Reported Speech terhadap Komunikasi Bahasa Inggris
Penguasaan reported speech terutama pada pertanyaan penting untuk kejelasan komunikasi. Dalam konteks profesional dan akademik, bentuk ini digunakan untuk melaporkan percakapan tanpa harus mengulang kata-kata langsung, menjaga formalitas serta kesopanan.
Selain itu, kemampuan ini mendukung pemahaman bacaan dan mendengarkan, karena struktur kalimat tidak langsung sering muncul dalam berbagai sumber bahasa Inggris terkini.
Implementasi dalam Dunia Kerja dan Pendidikan
Dalam dunia kerja, melaporkan pertanyaan secara tepat membantu dalam menyampaikan informasi secara akurat, misalnya saat membuat laporan hasil wawancara atau diskusi.
Di bidang pendidikan, penguasaan reported speech menjadi indikator kemampuan bahasa tingkat lanjut yang sering diuji dalam ujian nasional dan sertifikasi bahasa internasional.
Strategi Mengatasi Kesulitan dalam Reported Speech
Banyak pelajar mengalami kesulitan memahami pergeseran tense dan perubahan struktur kalimat. Berikut strategi yang saya rekomendasikan:
- Berlatih mengidentifikasi jenis pertanyaan sebelum mengubahnya.
- Menghafal pola perubahan tense yang umum terjadi.
- Memanfaatkan latihan soal dari sumber seperti Scribd dan LatihanSoalOnline.
- Mendengarkan video pembelajaran untuk memahami konteks penggunaan.
- Mengoreksi sendiri atau bersama teman untuk memperbaiki kesalahan.
Strategi ini, bila diterapkan secara konsisten, akan mempercepat penguasaan reported speech dengan tepat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow