Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Turun Tipis pada 13 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Kurs dolar AS di Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) mengalami penurunan tipis pada pagi hari Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB di Jakarta. Penurunan ini terjadi setelah rupiah melemah secara moderat terhadap dolar AS pada hari sebelumnya.

Kurs di Bank Central Asia (BCA)

Pada 13 Agustus 2026 pukul 09.01 WIB, kurs dolar AS di BCA tercatat mengalami koreksi kecil. Harga beli e-rate berada di level Rp 17.865, sedangkan harga jual dipatok Rp 17.885. Untuk transaksi melalui TT counter dan bank notes, harga beli berada di Rp 17.650 dan harga jual Rp 17.930.

Kurs di Bank Mandiri

Bank Mandiri mencatatkan harga beli dolar AS dengan special rate di Rp 17.825 dan harga jual di Rp 17.855. Untuk TT counter dan bank notes, harga beli mencapai Rp 17.590 dan harga jual Rp 17.890. Angka ini menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan hari sebelumnya.

Kurs di Bank Rakyat Indonesia (BRI)

BRI menawarkan harga beli dolar AS pada Rp 17.768 dan harga jual Rp 17.929. Posisi ini lebih rendah dibandingkan harga jual beli pada Selasa, 11 Agustus 2026 yang berada pada kisaran Rp 17.698 untuk beli dan Rp 17.859 untuk jual.

Kurs di Bank Negara Indonesia (BNI)

BNI memberikan special rates dengan harga beli dolar AS Rp 17.857 dan harga jual Rp 17.887. Transaksi TT counter dibuka dengan harga beli Rp 17.595 dan jual Rp 17.895, sedangkan bank notes dijual pada Rp 17.985. Penurunan nilai tukar ini mengikuti tren pelemahan nilai rupiah terhadap dolar AS.

Perbandingan Data Kurs Mingguan

Berdasarkan data dari investor.id, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah sebesar 7 poin (0,04%) pada 12 Agustus 2026 ke level Rp 17.868 per dolar AS, setelah melemah sebesar 41 poin (0,23%) pada 11 Agustus 2026 ke level Rp 17.796. Pergerakan kurs di bank-bank besar mengikuti dinamika pasar valas global dan fluktuasi nilai tukar rupiah secara umum.

Faktor Penyebab Fluktuasi Kurs

BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI Siap Paparkan Kinerja Keuangan Semester I/2022 | Bisniscom

Menurut analis pasar keuangan, pergerakan kurs dolar AS di bank-bank besar seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI dipengaruhi oleh sentimen global terhadap dolar serta kondisi ekonomi domestik. Faktor eksternal, seperti kebijakan moneter Bank Sentral AS dan perkembangan geopolitik, turut memengaruhi nilai tukar rupiah.

"Penurunan kurs dolar di bank-bank besar ini mencerminkan respons pasar terhadap dinamika nilai tukar rupiah yang melemah secara moderat beberapa hari terakhir," ujar Kepala Riset Keuangan pada sebuah lembaga riset pasar.

Update Transaksi dan Layanan Bank

Bank-bank besar tersebut terus memantau pergerakan nilai tukar untuk menyesuaikan harga jual beli dolar AS kepada nasabahnya. Nasabah yang ingin melakukan transaksi valas disarankan untuk selalu memantau kurs terkini melalui kanal resmi bank masing-masing guna mendapatkan harga yang kompetitif.

BankHarga Beli (Rp)Harga Jual (Rp)
BCA (e-rate)17.86517.885
BCA (TT counter & bank notes)17.65017.930
Bank Mandiri (special rate)17.82517.855
Bank Mandiri (TT counter & bank notes)17.59017.890
BRI17.76817.929
BNI (special rates)17.85717.887
BNI (TT counter)17.59517.895
BNI (bank notes)17.68517.985

Data kurs di atas referensi pada 13 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Follow lenterarakyat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed