Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Menguat pada 1 Agustus 2026
Kurs dolar AS di sejumlah bank besar nasional seperti BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI menguat pada Sabtu, 1 Agustus 2026, seiring penguatan rupiah yang mencapai level Rp18.022 per dolar AS. Kondisi pasar dipengaruhi oleh pelemahan dolar akibat data ekonomi AS yang kurang memuaskan, meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed.
Kurs di Bank Central Asia (BCA)
Per 1 Agustus 2026, kurs dolar AS di BCA untuk e-rate transaksi digital adalah beli Rp17.990 dan jual Rp18.080. Sementara untuk TT Counter dan Bank Notes, harga beli tercatat Rp17.870 dan harga jual Rp18.150. Pembaruan kurs di BCA biasanya dilakukan pada pukul 08.00 hingga 09.00 WIB setiap hari kerja.
Kurs di Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Bank BRI mencatat nilai tukar dolar AS untuk e-rate sebesar beli Rp17.897 dan jual Rp18.099. Untuk TT Counter, harga beli adalah Rp17.870 dan harga jual mencapai Rp18.170, menjadi yang tertinggi di antara empat bank besar nasional pada hari ini.
Kurs di Bank Mandiri
Bank Mandiri menetapkan kurs dolar AS special rate di angka beli Rp18.040 dan jual Rp18.070. Untuk TT Counter dan Bank Notes, harga beli lebih rendah yakni Rp17.800 dengan harga jual Rp18.100.
Kurs di Bank Negara Indonesia (BNI)
Bank BNI menetapkan special rate beli dolar AS pada Rp17.970 dan harga jual Rp18.070 per 1 Agustus 2026.
Faktor Penguatan Rupiah dan Dampaknya
Penguatan rupiah sebesar 0,49% terhadap dolar AS pada hari ini dipicu oleh melemahnya nilai dolar di pasar global. Data ekonomi Amerika Serikat yang di bawah ekspektasi pasar membuka peluang besar bagi The Fed untuk melakukan pemangkasan suku bunga, sehingga menekan dolar AS. Kondisi ini berdampak langsung pada nilai tukar rupiah yang menguat terhadap dolar AS.
Menurut data Bank Indonesia (BI) per 31 Juli 2026, kurs tengah dolar AS berada di posisi jual Rp18.168,39 dan beli Rp17.987,61. Pergerakan ini menjadi acuan bagi bank-bank besar dalam menetapkan kurs jual dan beli dolar hari ini.
Perbandingan Kurs Hari Ini dengan Hari Sebelumnya
Jika dibandingkan dengan data pada 27 Juli 2026, harga jual dolar di BNI sebesar Rp18.050 dan beli Rp17.750, sementara di BCA jual Rp18.070 dan beli Rp17.795. Kondisi saat ini menunjukkan penguatan rupiah yang signifikan di semua bank tersebut.
Informasi Tambahan dan Pengingat
- Nilai tukar USD/IDR diperbarui setiap hari kerja bank dari Senin sampai Jumat.
- Kurs e-rate biasanya memiliki spread paling kecil dibandingkan TT Counter dan Bank Notes.
- Pembelian dan penjualan dolar di bank mengikuti kurs yang berlaku pada hari dan jam kerja resmi.
| Bank | Kurs Beli (Rp) | Kurs Jual (Rp) |
|---|---|---|
| BCA (e-rate) | 17.990 | 18.080 |
| BCA (TT Counter & Bank Notes) | 17.870 | 18.150 |
| BRI (e-rate) | 17.897 | 18.099 |
| BRI (TT Counter) | 17.870 | 18.170 |
| Mandiri (Special Rate) | 18.040 | 18.070 |
| Mandiri (TT Counter & Bank Notes) | 17.800 | 18.100 |
| BNI (Special Rate) | 17.970 | 18.070 |
"Penguatan rupiah hari ini didorong oleh data ekonomi AS yang di bawah ekspektasi, memicu peluang pemangkasan suku bunga The Fed," ujar pengamat ekonomi dari Institut Keuangan Nasional.
Pembaruan kurs ini penting bagi nasabah dan pelaku pasar dalam menentukan strategi transaksi valuta asing. Bank-bank besar tetap menjadi acuan utama nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar domestik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow