Kurs Dolar AS Menguat di Level Rp18.000 Hari Ini 10 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Kurs dolar AS menguat dan diperdagangkan di kisaran Rp18.000 pada Senin, 10 Agustus 2026, berdasarkan data transaksi resmi Bank Indonesia (BI) dan kurs yang diumumkan oleh Bank Central Asia (BCA) hari ini.

Bank Indonesia mencatat kurs jual dolar AS di level Rp18.002,56 dan kurs beli Rp17.823,44 per dolar AS. Sementara itu, BCA mencatat nilai tukar e-Rate dolar AS berada pada kisaran beli Rp17.795,00 dan jual Rp17.825,00.

Selain itu, kurs transaksi di counter BCA untuk dolar AS dibuka pada harga beli Rp17.720,00 dan harga jual Rp18.000,00, baik untuk transaksi telegraphic transfer (TT) maupun bank notes. Fluktuasi ini menunjukkan penguatan dolar AS terhadap rupiah dalam aktivitas perdagangan hari ini.

Jika dibandingkan dengan rata-rata kurs pekan lalu, penguatan kurs dolar AS hari ini menunjukkan tren yang relatif stabil, dengan nilai tukar yang bergerak di sekitar Rp17.800 hingga Rp18.000. Data ini juga konsisten dengan pergerakan nilai tukar beberapa mata uang lain yang dipantau oleh BI dan BCA.

Mata UangJual BI (IDR)Beli BI (IDR)Jual BCA (IDR)Beli BCA (IDR)
USD18.002,5617.823,4417.825,0017.795,00
EUR20.747,9520.534,39
GBP24.213,4423.965,40
AUD12.666,6012.538,79
JPY (per 100 unit)11.365,2511.251,46

Konteks dan Faktor Penguatan Kurs Dolar AS

Penguatan dolar AS terhadap rupiah hari ini didukung oleh dinamika pasar global dan data transaksi resmi dari Bank Indonesia. Faktor-faktor tersebut mencakup kebijakan moneter yang diambil oleh bank sentral AS serta pergerakan pasar keuangan internasional yang memengaruhi permintaan dolar sebagai mata uang utama.

Selain itu, aktivitas perdagangan valuta asing di pasar domestik yang dipantau oleh BCA menunjukkan adanya permintaan yang cukup tinggi terhadap dolar AS, baik dalam bentuk e-Rate maupun transaksi fisik (bank notes).

Menurut data resmi BI, selain dolar AS, beberapa mata uang utama lain seperti euro (EUR), poundsterling (GBP), dan dolar Australia (AUD) juga menunjukkan pergerakan nilai tukar yang relatif stabil hari ini.

Peran Bank Indonesia dan Bank Central Asia

Bank Indonesia sebagai otoritas moneter memainkan peran utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi dan pengawasan pasar valuta asing. Data transaksi BI yang diumumkan setiap hari menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dan institusi keuangan.

Sementara itu, BCA sebagai salah satu bank besar di Indonesia menyediakan kurs referensi e-Rate dan transaksi valuta asing yang menjadi rujukan bagi nasabah dan pelaku bisnis dalam menentukan nilai tukar saat membeli atau menjual dolar AS.

"Stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tetap menjadi fokus kami untuk mendukung perekonomian nasional," ujar Kepala Departemen Treasury BCA.
Mengapa Yen yang Lemah Menjadi Masalah bagi Amerika | Bloomberg Podcasts

Penguatan dolar AS ini perlu diikuti dengan pemantauan terus-menerus karena pergerakan nilai tukar sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global dan kebijakan moneter yang dapat berubah setiap saat.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Follow lenterarakyat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed