SEBUAH suara dentuman kuat disertai kresek semak persis pohon roboh terdengar hingga radius 50 meter di BTN Pepabri, Kelurahan Kilongan, Kecamatan Luwuk, pada Rabu malam, 28 Desember 2022. Warga yang mendengar mengaku heran dengan fenomena suara pohon tumbang tersebut.
Saat terdengar warga sekitar lari keluar rumah karena kaget. Peristiwa itu sekitar pukul 18.40 WITA.
Menurut warga sempat terlihat bola api jatuh diantara semak belukar yang berjarak 20 meter dari pemukiman sesaat suara itu terdengar.
"Saat itu saya di (dalam) rumah dan dengar seperti suara pohon tumbang," kata Wahyu(22), warga setempat.
Untuk memastikan suara pohon tumbang itu, Wahyu mengatakan, dirinya langsung keluar rumah menuju sumber suara. Disana dirinya hanya melihat api merambat membakar dahan-dahan.
"Jaraknya dari rumah kami, sekitar 20 meter," tutur Wahyu. Spontan saat itu Wahyu menghubungi unit Damkar Pemda Banggai.
Ketika ditanya apakah penyebab api dan suara mirip dentuman pohon tumbang? Wahyu mengaku bingung. Tapi sejumlah warga lainnya kompak menjawab bukan. "Suara petasan beda, suaranya seperti pohon tumbang," tutur salah satu warga lainnya.
Petugas pemadam yang berada dilokasi mengatakan, sumber api dimungkin jatuh dari atas lalu merambat membakar semak, "Apinya dari atas (pepohonan)," ucap Andi Wahid, petugas pemadam.
Saat berita ini diturunkan, keheranan masih menyelimuti warga lantaran suara misterius tersebut.
Sebagian dari mereka beranggapan itu merupakan aktivitas diluar normal atau mistis. Namun, sebahagian warga lagi berspekulasi hal itu disebabkan petasan dengan daya ledak tinggi.
Berita Terkait
Polres Banggai Gelar Gabungan Kesiapan Pengamanan Natal
Anggota Polsek Batui Sambangi Sejumlah Mesjid
FKD Di Luwuk Timur Palang Jalan PT. Sals Asal Srilanka
Kelabui Polisi, Penjual Miras Asal Balantak Pura-pura Jadi Penjual Ikan
500 Warga Banggai Terima Bantuan ATENSI
Kapolsek Kintom Hadiri Rakor Bersama Panwascam Nambo
Penahanan Demas Saampap Memantik Reaksi Keras Aktivis
Sinergitas TNI Polri Razia Miras di Warung Kelontong
Pemda Banggai Luncurkan Buku Kerajinan
Burung Hantu di Kebun Sawit Batui Mati, Diduga Melahap Tikus yang Terkontaminasi