Trik membuat 10 Years Challenge Instagram pakai PicsArt tanpa ribet dan rapi dari awal

Smallest Font
Largest Font

Kalau kamu ingin ikut 10 Years Challenge di Instagram tapi takut hasilnya tidak rapi, kamu bisa mengikuti alur yang sama seperti tren yang dulu viral: kolase dua foto berdampingan, lalu tambahkan label tahun. Di artikel ini, saya pandu langkah praktisnya memakai PicsArt supaya konsisten dari awal.

Di banyak unggahan, format yang paling gampang dikenali itu: satu foto saat ini dan satu foto 10 tahun lalu, ditata berdampingan dalam kolase. Kamu juga tidak perlu syarat khusus untuk ikut, jadi yang menentukan hanya ketepatan pilihan foto dan kerapian hasil edit.

Tenang, kamu tidak perlu template berbayar. Bahkan, contoh pembuatan yang sering dipakai untuk tren ini menggunakan aplikasi gratis PicsArt. Saya juga sertakan poin yang biasanya membuat kolase terlihat “asal jadi”, supaya saat diposting tetap enak dilihat.

Inti 10 Years Challenge adalah membandingkan usia saat ini dengan 10 tahun sebelumnya untuk melihat perubahan yang signifikan atau bahkan tidak ada sama sekali. Tantangannya dianggap sebagai hal yang menyenangkan, bukan ajang rumit.

Secara format, pengguna umumnya mengunggah foto dalam bentuk kolase atau dua foto berdampingan: foto saat ini di satu sisi, foto 10 tahun lalu di sisi lain. Contoh yang sering dipakai adalah pasangan 2009 dan 2019, tapi kamu bebas menyesuaikan tahun sesuai koleksi fotomu.

Dalam pengalaman saya mengedit tren seperti ini untuk banyak orang, masalah paling umum bukan di aplikasi, melainkan di “ketidakcocokan” dua foto: sudut berbeda, pencahayaan jauh, dan ukuran tidak selaras. Kalau sejak awal kamu memilih pasangan foto yang mirip kondisinya, hasil akhirnya biasanya langsung lebih rapi.

Pilih pasangan foto yang benar-benar bisa dibandingkan

Mulai dari memilih dua foto yang paling masuk akal untuk perbandingan 10 tahun. Kalau kamu punya banyak arsip, pilih dulu yang posisi subjeknya jelas, wajah terlihat, dan latar tidak terlalu ramai.

Saya sarankan kamu memprioritaskan foto yang punya komposisi mirip. Misalnya, kalau foto 10 tahun lalu adalah potret setengah badan, foto saat ini sebaiknya juga potret setengah badan, bukan berganti jadi full body dengan angle berbeda.

Perhatikan juga kualitas dasar: foto lama biasanya lebih blur dan lebih terang/gelap. Kamu tidak perlu membuat foto lama jadi sempurna, tetapi minimal seimbangkan supaya kolase terlihat “satu cerita”.

Tentukan label tahun biar kolase terbaca cepat

Tren ini makin mudah dipahami karena ada label tahun. Salah satu contoh yang sering dipraktikkan adalah menambahkan teks "2009" di foto sebelah kiri dan "2019" di foto sebelah kanan.

Dari pengalaman saya, saat label tahun terbaca jelas, orang yang melihat di feed langsung paham tanpa harus menebak. Jadi, fokus pada ketebalan font, posisi, dan ukuran teks agar tidak menutupi wajah.

Kalau kamu memakai tahun yang berbeda, pastikan urutannya konsisten: foto 10 tahun lalu di sisi kiri dan foto saat ini di sisi kanan, sehingga audiens tidak bingung membaca perbandingan.

Langkah membuat 10 Years Challenge Instagram dengan PicsArt dari nol

Bagian ini inti tutorialnya. Saya susun langkah berurutan supaya kamu bisa langsung praktik tanpa harus mencari-cari menu. Acuan alurnya memakai contoh yang menampilkan pembuatan kolase di PicsArt dan menonjolkan menu kolase bernama Grids di dalam Collages.

Di PicsArt, biasanya kamu akan mulai dari tombol plus (+) yang ada di bagian tengah bawah. Setelah itu baru pilih kolase, pilih dua foto, atur tata letak, lalu tambahkan teks tahun.

  1. Buka PicsArt lalu tap tombol plus (+) di bagian tengah bawah.

  2. Pilih menu Collages, lalu masuk ke opsi Grids untuk membuat kolase dua foto.

  3. Pilih dua foto yang sudah kamu siapkan: foto 10 tahun lalu dan foto saat ini. Pastikan posisinya nanti sesuai urutan yang kamu inginkan.

  4. Setelah dua foto masuk, tap ikon tanda panah di pojok kanan untuk melanjutkan.

  5. Di tahap pengaturan, gunakan opsi seperti rasio, layout, efek, dan pengaturan lainnya agar kolase tidak “kemepet”.

  6. Tambahkan teks: tulis "2009" pada foto sebelah kiri dan "2019" pada foto sebelah kanan (atau gunakan tahun yang sesuai milikmu).

  7. Rapikan penempatan teks supaya tidak menutup detail penting. Setelah itu simpan hasil kolase.

  8. Baru kemudian unggah di Instagram dengan caption yang tidak mengganggu visual: fokus ke gambar kolasenya.

Dalam kasus yang sering saya temui, orang sudah benar memilih kolase dua foto, tetapi lupa mengatur rasio dan layout. Akibatnya, bagian wajah terpotong atau teks tahun terlalu besar. Jadi, sebelum menyimpan, cek dulu tampilan di layar penuh.

Atur rasio dan layout agar hasilnya terlihat “niat” saat dilihat cepat

Menu pengaturan di PicsArt memberi kontrol pada rasio, layout, efek, dan opsi lainnya. Gunakan ini untuk menyesuaikan format posting Instagram.

Kalau kolase tampak sempit, kecilkan efek yang mengganggu, lalu kembalikan tata letak agar kedua sisi foto seimbang. Prinsipnya sederhana: audiens harus bisa membaca dua tahun dengan cepat.

Dari pengalaman saya, saat kamu menata rasio lebih dulu, proses penambahan teks jadi lebih mudah karena area kosong untuk teks jadi jelas.

Tambahkan teks tahun tanpa membuat kolase “ramai”

Teks tahun adalah elemen yang membuat tren ini terbaca. Pada contoh yang sering dipakai, teks ditulis langsung dengan nilai tahun di masing-masing sisi: satu tahun untuk foto kiri dan satu tahun untuk foto kanan.

Supaya kolase tidak terlihat penuh, batasi teks hanya pada label tahun. Kamu bisa menahan diri untuk menambah kalimat panjang, karena fokus Discover biasanya tertarik pada perbandingan visualnya.

Kalau font terasa terlalu kontras, sesuaikan ukuran dan posisinya. Tujuannya satu: tetap jelas terbaca, tetapi tidak menutupi wajah.

Checklist kualitas biar 10 Years Challenge Instagram kamu tidak terlihat “asal upload”

Sebelum unggah, lakukan pemeriksaan singkat yang biasanya menyelamatkan hasil editing. Ini penting karena kebanyakan orang baru sadar ada masalah setelah file tersimpan dan muncul di feed.

  • Urutan foto: pastikan foto 10 tahun lalu berada di satu sisi konsisten (umumnya kiri) dan foto saat ini di sisi lain.

  • Label tahun: teks tahun terlihat jelas dan tidak blur saat dilihat ukuran kecil.

  • Keseimbangan komposisi: wajah tidak terpotong oleh efek atau crop layout.

  • Rasio: kolase tidak tampak memanjang/terpotong di frame Instagram.

  • Efek seperlunya: hindari efek yang membuat salah satu foto tampak terlalu berbeda dari foto lainnya.

Kesalahan umum yang saya lihat adalah menukar tahun, misalnya label tahun di sisi kiri dan kanan tidak sesuai dengan fotonya. Kalau kamu sudah terlanjur, kembali ke editor, karena memperbaiki di tahap ini masih lebih cepat daripada menghapus posting.

Kesalahan lain yang sering terjadi: teks tahun terlalu besar. Akhirnya, perhatian audiens tersedot ke teks, bukan ke perbandingan wajah. Fokusnya tetap pada kolase dua sisi.

Gunakan contoh tahun yang sudah populer sebagai patokan visual

Beberapa contoh tren menampilkan pasangan tahun seperti 2009 dan 2019. Kamu bisa memakai tahun tersebut sebagai patokan format tata letak, karena secara visual dua angka itu relatif mudah dibaca.

Namun, jangan terpaku pada tahun contoh. Yang penting adalah konsistensi: label tahun harus sesuai foto, dan perbandingan harus terasa masuk akal sebagai “10 tahun”.

Kalau kamu tidak punya foto tepat di tahun yang sama persis, tetap gunakan waktu mendekati selama perbedaannya kira-kira satu dekade. Ini lebih baik daripada memaksakan foto yang sebenarnya bukan bagian dari cerita yang sama.

Perbandingan strategi edit: kolase dua foto vs edit manual satu per satu

Untuk membuat 10 Years Challenge, kamu punya dua pendekatan yang sama-sama bisa menghasilkan kolase: memakai fitur kolase langsung (misalnya melalui Grids di Collages) atau membuat dua foto lalu mengatur posisi secara manual.

Dari pengalaman saya, pilihan yang paling efisien adalah kolase langsung karena sistemnya sudah menata grid dua sisi, sehingga kamu tinggal fokus ke pemilihan foto dan label tahun.

Namun, bila kamu mengejar gaya tertentu (misalnya ingin jarak lebih renggang atau efek lebih spesifik), edit manual bisa dipilih. Yang penting, kamu harus konsisten supaya tampilan akhir tetap rapi.

Perbandingan strategi yang biasanya dipilih saat membuat 10 Years Challenge Instagram
StrategiWaktu pengerjaanRasio dan layoutKontrol teks tahun
Kolase dengan Grids di CollagesLebih cepatLebih konsistenLangsung pada area grid
Edit manual dua fotoLebih lamaPerlu penyesuaian ulangLebih fleksibel, tapi rawan tidak rapi
Kolase + penyesuaian minimal efekSedangMasih konsistenBiasanya paling seimbang untuk feed

Kalau tujuanmu adalah ikut tren dengan tampilan yang “rapi tapi natural”, strategi kolase biasanya paling aman. Kamu tidak perlu menambah banyak efek, karena perbandingan 10 tahun akan tetap menjadi pusat perhatian.

Kapan sebaiknya memilih kolase langsung

Kalau kamu ingin proses cepat dan hasil konsisten, pilih kolase langsung. Ini cocok untuk kamu yang ingin mengisi feed tanpa banyak eksperimen, apalagi jika file foto banyak dan kamu ingin selesai hari itu.

Di contoh pembuatan, alur memakai menu Collages lalu memilih Grids dan menampilkan dua foto berdampingan, jadi kamu tidak perlu membangun komposisi dari nol.

Kapan sebaiknya mencoba edit manual

Edit manual cocok bila kamu punya dua foto dengan karakter berbeda dan ingin menyesuaikan lebih detail. Misalnya, kamu ingin menempatkan wajah lebih ke tengah atau memberi ruang lebih besar untuk label tahun agar terbaca jelas.

Tetap ingat: tren akan terlihat bagus jika dua sisi foto terasa “sejajar”. Kalau tidak sejajar, audiens akan menangkapnya sebagai edit biasa, bukan perbandingan 10 tahun.

Menjaga konteks tren agar postingmu tetap relevan dengan kebiasaan audiens

Tren #10YearChallenge pernah ramai di Twitter dan Instagram, dan di Twitter pada 16 Januari 2019 siang tagar tersebut berada di peringkat nomor 1 di Indonesia. Dalam periode itu, hashtag tersebut ditwitkan lebih dari 56 ribu kali, yang menunjukkan audiens sudah terbiasa melihat format perbandingan dua foto.

Artinya, penonton bukan hanya mencari foto bagus, tapi mencari format yang mudah dikenali: dua foto berdampingan plus label tahun yang jelas. Bahkan definisinya pun mengarah ke permainan menyenangkan untuk membandingkan usia sekarang dengan 10 tahun lalu.

Karena itu, ketika kamu membuat versi Instagram, usahakan jangan mengubah format terlalu jauh dari pola umum. Kamu boleh menyesuaikan gaya, tapi pastikan identitas “dua sisi 10 tahun” tetap terbaca.

Format unggahan yang lazim: kolase dua foto berdampingan

Dari contoh unggahan, pengguna mengunggah foto dalam bentuk kolase atau berjejer dua berdampingan. Jadi, walaupun kamu bisa membuat gaya lain, pastikan audiens tetap bisa memahami cepat mana foto saat ini dan mana foto 10 tahun lalu.

Jika kamu menaruh elemen tambahan, letakkan secara minim dan tidak mengganggu label tahun. Tren yang berhasil biasanya membuat proses baca jadi mudah.

Perhatikan konsistensi tahun untuk memperkuat cerita

Jika kamu memilih foto 2009 dan 2019 sebagai contoh, kamu juga perlu disiplin pada labelnya. Saat label tahun sesuai foto, cerita perbandingan terasa utuh dan tidak memancing kebingungan.

Saya biasanya membuat aturan pribadi: tulis tahun setelah kolase jadi, bukan sebelum. Dengan begitu, saat ada perubahan layout atau crop, teks tidak perlu dipindah-pindah berkali-kali.

Kalau kamu mengikuti alur ini, proses pembuatan terasa lebih stabil, dan hasil akhirnya lebih siap diposting tanpa revisi mendadak.

Menurut laman Standard.co.uk, #10YearChallenge adalah tantangan sekaligus permainan menyenangkan untuk membandingkan usia saat ini dengan 10 tahun yang lalu.

Cara ikutan 10 years challenge di Instagram | Sedesa ID
sebagai referensi visual saat kamu ragu urutan menu

Jika kamu pernah mentok di bagian urutan menu atau khawatir salah masuk ke fitur kolase, kamu bisa gunakan video sebagai referensi visual langkah.

Cara ikutan 10 years challenge di Instagram | Sedesa ID
dapat membantu kamu memastikan tampilan tombol dan alur input foto sesuai yang kamu temui di aplikasi.

Meski tiap versi aplikasi bisa sedikit berbeda tampilan, konsep intinya sama: buat kolase dua foto, lalu beri label tahun di masing-masing sisi. Dengan panduan video, kamu tinggal menyesuaikan detail kecil tanpa mengubah strategi utama.

Alternatif: tetap ikut tren tanpa mengubah banyak hal pada foto lama

Banyak orang gagal karena terlalu memaksa foto lama “terlihat seperti baru”. Padahal, dalam perbandingan 10 tahun, perubahan itu justru bagian dari ceritanya.

Kalau kamu hanya melakukan koreksi ringan seperti penyesuaian yang tidak mengubah identitas foto, hasilnya tetap relevan dengan tujuan tren. Kamu tidak perlu membuat wajah terlihat “plastik”, karena yang dinilai audiens adalah perbandingan usia dan momen.

Dari pengalaman saya, edit minimal biasanya lebih cepat, lebih aman dari risiko blur, dan membuat kolase terasa natural ketika dilihat sekilas.

Minimal edit yang biasanya paling aman dilakukan

  • Rasio dan crop agar dua sisi foto seimbang.

  • Penyesuaian intensitas agar perbedaan terang-gelap tidak ekstrem.

  • Teks tahun yang terbaca jelas tanpa menutup wajah.

Dengan minimal edit, kamu menjaga kualitas memori 10 tahun lalu tetap dihormati, sambil tetap membuat kolase modern dan siap tampil di feed.

Pilihan caption dan penataan posting yang tidak mengganggu fokus kolase 10 tahun

Walaupun artikel ini fokus pada cara membuat kolase, cara kamu menata caption juga menentukan apakah audiens langsung menangkap pesan perbandingan. Saat caption terlalu panjang, visual perbandingan bisa kurang mendapat perhatian.

Saran saya, gunakan caption singkat dan biarkan angka tahun di gambar bekerja. Jika kamu ingin menambahkan konteks, lakukan seperlunya agar tidak menutupi detail label tahun dan area wajah di kolase.

Konsistensi ini membantu algoritme Discover memahami kontenmu sebagai tren yang dikenali: perbandingan foto dua sisi dengan label tahun yang jelas.

Struktur posting yang rapi biasanya terlihat seperti ini

  1. Unggah kolase dua foto berdampingan.

  2. Pastikan label tahun berada di area yang tidak menutupi wajah.

  3. Gunakan caption singkat yang mendukung konteks tanpa terlalu banyak teks tambahan.

  4. Jika ingin, gunakan tag terkait tren dalam jumlah seperlunya.

Setelah itu, biarkan gambar berbicara. Untuk 10 Years Challenge, kekuatan utama ada pada visual perbandingan yang mudah dipahami.

Kalau kamu ingin hasil yang paling mudah konsisten, pegang saja alur: pilih dua foto, buat kolase dua sisi dengan Grids di Collages, atur rasio dan layout, lalu tambahkan label tahun seperti pola 2009 di sisi kiri dan 2019 di sisi kanan (atau tahun yang sesuai milikmu). Dari sudut pandang strategi konten, ini pendekatan paling selaras dengan kebiasaan audiens yang sudah terbiasa melihat format serupa saat tren #10YearChallenge ramai.

Follow lenterarakyat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed