Pemerintah Tetapkan Kompetensi Dasar Bahasa Inggris Kelas 1 SD Mulai 2027
Pada tanggal 30 Agustus 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan bahwa Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas 1 Sekolah Dasar (SD) pada tahun ajaran 2027/2028 di seluruh Indonesia. Kebijakan ini diatur dalam Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 yang kemudian diperbarui dengan Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.
Alokasi Waktu dan Target Kelas
Bahasa Inggris diwajibkan mulai kelas 1 SD dengan penyesuaian tahapan pembelajaran secara bertahap. Namun, untuk pelaksanaan pengajaran wajib Bahasa Inggris secara resmi dimulai dari kelas 3 SD dengan alokasi 2 jam pelajaran per minggu. Sementara pada kelas 1 dan 2 SD, pengajaran Bahasa Inggris masih bersifat ekstrakurikuler atau mata pelajaran pilihan tambahan di beberapa daerah seperti Kabupaten Sleman yang telah melakukan adaptasi sejak tahun ajaran 2025/2026.
Kompetensi Guru dan Program Pelatihan
Kementerian Pendidikan secara aktif menyiapkan guru SD untuk mampu mengajar Bahasa Inggris dengan standar kompetensi minimal CEFR level A2. Pelatihan PKGSD-MBI (Pelatihan Kompetensi Guru Sekolah Dasar - Mengajar Bahasa Inggris) ditargetkan mencapai sekitar 9.000 guru SD yang akan ditempatkan di 90.447 satuan pendidikan. Pelatihan ini difasilitasi oleh tenaga pengajar dengan kemampuan Bahasa Inggris setara CEFR level B1+ untuk memastikan kualitas pengajaran Bahasa Inggris di tingkat dasar.
Konteks dan Dukungan Kebijakan
Alasan dan Manfaat Pengajaran Bahasa Inggris di SD
Menurut Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, pengajaran Bahasa Inggris sejak dini di SD penting untuk membekali siswa dengan kemampuan berbahasa asing yang menjadi kebutuhan global. "Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD mulai tahun ajaran 2027/2028," ujar Abdul Mu’ti. Selain Bahasa Inggris, pemerintah juga mendorong pengenalan bahasa asing lain seperti Mandarin, Arab, Jepang, Korea, Spanyol, Prancis, dan Rusia sebagai bagian dari pengayaan bahasa asing di sekolah dasar.
Persiapan Sistem dan Kurikulum
Pelaksanaan pengajaran Bahasa Inggris ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang memberikan fleksibilitas dan penyesuaian materi sesuai kebutuhan dan tingkat perkembangan siswa SD. Buku ajar dan materi pembelajaran telah disiapkan untuk mendukung kompetensi dasar Bahasa Inggris kelas 1 SD. Program ini juga menyiapkan guru dengan pelatihan berkelanjutan agar mampu mengelola pembelajaran Bahasa Inggris secara efektif dan menyenangkan bagi siswa.
Pelaksanaan dan Tantangan di Lapangan
Di sejumlah daerah, pelaksanaan pengajaran Bahasa Inggris kelas 1 SD masih dalam tahap sosialisasi dan pelatihan guru. Tantangan utama yang dihadapi adalah ketersediaan guru yang kompeten dan sarana pendukung pembelajaran yang memadai. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada dan berkoordinasi dengan pusat untuk memastikan kelancaran implementasi kebijakan ini.
- Bahasa Inggris wajib diajarkan mulai kelas 1 SD pada tahun ajaran 2027/2028.
- Alokasi waktu pembelajaran Bahasa Inggris resmi dimulai kelas 3 SD dengan 2 jam pelajaran per minggu.
- Pelatihan guru ditargetkan mencapai 9.000 peserta dengan standar CEFR A2.
- Pengenalan bahasa asing lain juga didorong untuk mendukung kemampuan bahasa siswa.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Mulai Wajib | Tahun ajaran 2027/2028 |
| Alokasi Waktu | 2 jam per minggu (kelas 3 SD) |
| Pelatihan Guru | Target 9.000 guru, CEFR A2 |
| Pengenalan Bahasa Asing | Mandarin, Arab, Jepang, Korea, Spanyol, Prancis, Rusia |
Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan pentingnya pengajaran bahasa asing dimulai sejak kelas 1 SD untuk memberikan fondasi yang kuat bagi anak-anak Indonesia dalam menghadapi tantangan global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow