Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Terkini 24 Agustus 2026
Kurs dolar Amerika Serikat (AS) di bank-bank besar Indonesia seperti BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI pada hari Senin, 24 Agustus 2026, menunjukkan variasi harga jual dan beli yang mencerminkan dinamika nilai tukar rupiah saat ini di pasar domestik. Data kurs ini penting bagi pelaku ekonomi dan masyarakat yang memerlukan acuan nilai tukar resmi dari bank-bank tersebut.
Kurs Jual dan Beli di BCA
BCA menetapkan kurs jual dolar AS sekitar Rp18.100 sampai Rp18.150, sementara kurs beli berkisar Rp17.050 hingga Rp17.100. Selisih kurs jual dan beli ini berkisar di angka Rp1.000 sampai Rp1.100, mencerminkan spread antara harga jual dan beli yang umum di pasar valuta asing bank.
Kurs di Bank Mandiri, BRI, dan BNI
Bank Mandiri, BRI, dan BNI juga menampilkan pola nilai tukar serupa dengan kurs jual dolar AS di kisaran Rp18.100 hingga Rp18.180, sedangkan kurs beli berada pada rentang Rp17.050 sampai Rp17.130. Selisih kurs jual dan beli antar bank ini berkisar Rp966 hingga Rp1.073 dengan persentase spread antara 5,54% hingga 6,17%, sesuai data dari situs resmi masing-masing bank.
Konteks Pasar dan Faktor Pengaruh Kurs
Kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal 24 Agustus 2026 menjadi acuan umum, tercatat Rp18.109 untuk kurs jual dan Rp17.663 untuk kurs beli dolar AS. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ini dipengaruhi oleh kebijakan moneter The Fed yang baru-baru ini menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4,00%, serta pergerakan indeks dolar AS yang naik tipis ke posisi 99,81 pada awal November 2025.
Menurut Ibrahim Assuaibi, Direktur PT Traze Andalan Futures, fluktuasi rupiah terhadap dolar AS akan tetap dinamis dengan potensi pelemahan di kisaran Rp16.630 hingga Rp16.680 per dolar AS, tergantung sentimen pasar global dan kebijakan moneter AS.
"Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan dapat berakhir melemah pada kisaran tertentu karena ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed," ujar Ibrahim Assuaibi.
Perbedaan Kurs Jual dan Beli Bank
Perbedaan antara kurs jual dan kurs beli di bank-bank besar ini terjadi karena mekanisme bisnis perbankan, di mana bank menetapkan harga jual lebih tinggi dari harga beli sebagai margin keuntungan. Kurs jual adalah harga bank menjual dolar AS kepada nasabah, sedangkan kurs beli adalah harga bank membeli dolar AS dari nasabah.
Informasi Tambahan dan Tips Memantau Kurs
Bagi importir dan pelaku bisnis valuta asing, memantau kurs valas harian di bank-bank utama seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI sangat penting untuk menentukan waktu transaksi yang optimal. Disarankan untuk selalu membandingkan kurs antar bank dan mengikuti perkembangan kebijakan The Fed yang sangat berpengaruh terhadap pergerakan nilai tukar rupiah.
| Bank | Kurs Jual (Rp) | Kurs Beli (Rp) | Spread (Rp) |
|---|---|---|---|
| BCA | 18.100 - 18.150 | 17.050 - 17.100 | 1.000 - 1.100 |
| Mandiri | 18.120 - 18.180 | 17.060 - 17.130 | 960 - 1.070 |
| BRI | 18.110 - 18.160 | 17.050 - 17.110 | 1.000 - 1.050 |
| BNI | 18.100 - 18.170 | 17.060 - 17.120 | 1.040 - 1.070 |
Nilai tukar ini dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar valuta asing dan kebijakan moneter global.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow