Kurs Dolar AS di BCA Mandiri BRI dan BNI Menguat 2 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Kurs dolar AS di Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) pada Minggu, 2 Agustus 2026, menunjukkan penguatan mengiringi penguatan rupiah di pasar valas domestik. Data kurs terbaru yang dirilis pada pagi hari ini mencatat nilai tukar yang relatif stabil di kisaran Rp17.800 hingga Rp18.170 per dolar AS di bank-bank besar tersebut.

Kurs BCA

Bank BCA menetapkan kurs e-rate untuk pembelian dolar pada Rp17.990 dan penjualan Rp18.080. Sementara itu, untuk transaksi melalui TT Counter dan Bank Notes, harga beli tercatat Rp17.870 dan jual Rp18.150.

Kurs Bank Mandiri

Bank Mandiri menawarkan kurs special rate dengan harga beli Rp18.040 dan jual Rp18.070. Untuk transaksi TT Counter dan Bank Notes, nilai tukar yang diberlakukan yaitu Rp17.800 untuk beli dan Rp18.100 untuk jual.

Kurs BRI

Bank BRI melaporkan kurs e-rate dengan nilai beli sebesar Rp17.897 dan jual Rp18.099. Sedangkan pada TT Counter, harga beli berada di Rp17.870 dan harga jual tertinggi mencapai Rp18.170, menjadi harga jual tertinggi di antara bank besar pada pagi hari ini.

Kurs BNI

Bank BNI mematok special rate untuk dolar AS dengan harga beli Rp17.970 dan jual Rp18.070. Berdasarkan data terbaru, harga jual di BNI sedikit lebih rendah dibanding BRI, namun tetap menunjukkan penguatan dibanding hari sebelumnya.

Konteks Penguatan Rupiah dan Kurs Dolar

Penguatan ini terjadi setelah rupiah di pasar spot menguat ke level Rp18.022 per dolar AS pada 31 Juli 2026, naik sekitar 0,49% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Penguatan rupiah turut dipengaruhi oleh kondisi stabilitas pasar keuangan global dan kebijakan suku bunga The Fed yang cenderung berhati-hati.

Menurut analis pasar valuta asing, "Penguatan rupiah dan stabilnya kurs dolar di bank-bank besar seperti BCA dan Mandiri mencerminkan kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi Indonesia saat ini," ujar Rahmat Hidayat, ekonom senior dari Center for Economic Studies.

Perbandingan Kurs E-rate dan TT Counter

Perbedaan antara kurs e-rate dan TT Counter menjadi faktor penting bagi nasabah yang melakukan transaksi valas. Kurs e-rate biasanya digunakan untuk transaksi elektronik dan online, sedangkan TT Counter atau transaksi tunai di kantor cabang memiliki harga jual yang sedikit lebih tinggi.

  • Kurs e-rate BCA beli Rp17.990, jual Rp18.080
  • Kurs TT Counter BCA beli Rp17.870, jual Rp18.150
  • Kurs e-rate Mandiri beli Rp18.040, jual Rp18.070
  • Kurs TT Counter Mandiri beli Rp17.800, jual Rp18.100

Tips Jual Beli Dolar di Bank Besar

Untuk mendapatkan nilai tukar terbaik, nasabah disarankan memantau pergerakan kurs harian dan memilih waktu transaksi ketika harga jual atau beli menguntungkan. Mengingat fluktuasi dipengaruhi oleh faktor global dan domestik seperti suku bunga The Fed serta kondisi ekonomi Indonesia.

BankKurs Beli (Rp)Kurs Jual (Rp)
BCA (e-rate)17.99018.080
BCA (TT Counter)17.87018.150
Mandiri (Special Rate)18.04018.070
Mandiri (TT Counter)17.80018.100
BRI (e-rate)17.89718.099
BRI (TT Counter)17.87018.170
BNI (Special Rate)17.97018.070
"Penguatan rupiah dan stabilnya kurs dolar di bank-bank besar seperti BCA dan Mandiri mencerminkan kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi Indonesia saat ini," ujar Rahmat Hidayat, ekonom senior dari Center for Economic Studies.
BCA BRI Bank Mandiri dan BNI Siap Paparkan Kinerja Keuangan Semester I 2026 | Bisniscom
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Follow lenterarakyat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow