Harga Emas Dunia Turun ke 4.042 USD per Ons pada 2 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Harga emas dunia pada hari Minggu, 2 Agustus 2026, tercatat turun ke level 4.042,97 USD per ons di pasar global. Penurunan harga ini terjadi di tengah penguatan dolar AS dan sentimen pasar yang masih bergejolak akibat kebijakan moneter The Fed.

Harga emas mengalami penurunan sebesar 1,47% dibandingkan hari sebelumnya pada 31 Juli 2026, setelah sebelumnya sempat mencatat kenaikan bulanan sebesar 0,29% dan kenaikan tahunan sebesar 20,22%. Data ini menunjukkan bahwa harga emas masih memberikan imbal hasil positif dalam jangka panjang meskipun mengalami koreksi jangka pendek.

Pengaruh Penguatan Dolar AS

Salah satu faktor utama penurunan harga emas hari ini adalah penguatan nilai tukar dolar AS. Dolar yang lebih kuat membuat harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan emas menurun. Hal ini sejalan dengan pergerakan pasar yang mengantisipasi kebijakan suku bunga The Fed yang ketat untuk menekan inflasi.

Sentimen Pasar Global dan Kebijakan Moneter

Selain penguatan dolar, sentimen pasar global yang fluktuatif akibat ketidakpastian geopolitik dan data ekonomi juga berkontribusi pada penurunan harga emas. Investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang memberikan return lebih tinggi saat kondisi pasar membaik, menekan permintaan emas sebagai aset safe haven.

Perbandingan Harga Emas dengan Logam Lain

Selain emas, beberapa logam penting lain juga mengalami pergerakan harga yang bervariasi pada 31 Juli 2026:

  • Perak turun 2,35% ke 57,62 USD per ons
  • Tembaga turun tipis 0,13% ke 6,44 USD per pound
  • Baja turun 1,27% ke 2.953 USD per ton
  • Lithium turun 2,05% ke 143.000 USD per ton
  • Platina turun 0,09% ke 1.658,70 USD per ons
  • Bijih Besi turun 0,25% ke 98 USD per ton

Cadangan Emas Negara dan Prediksi Harga

Menurut data resmi per Maret 2026, Amerika Serikat masih memegang cadangan emas terbesar sebesar 8.133,46 ton. Sementara itu, harga emas diperkirakan akan mengalami kenaikan pada kuartal mendatang dengan estimasi mencapai 4.120,17 USD per ons dan berpotensi menembus 4.430,86 USD per ons dalam 12 bulan ke depan.

"Harga emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang penting di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global," kata analis pasar komoditas dari Metal.com.
Harga Emas Dunia Melemah ke Level US.083 per Troy Ons Imbas Sentimen The Fed | Nusantara TV
LogamHarga (31 Juli 2026)Perubahan HarianPerubahan BulananPerubahan Tahunan
Emas4.042,97 USD/ons-1,47%+0,29%+20,22%
Perak57,62 USD/ons-2,35%-2,48%+55,60%
Tembaga6,44 USD/pound-0,13%+5,10%+45,74%
Baja2.953,00 USD/ton-1,27%-3,05%-8,09%
Lithium143.000,00 USD/ton-2,05%-10,63%+100,42%
Platina1.658,70 USD/ons-0,09%+3,68%+26,00%
Bijih Besi98,00 USD/ton-0,25%-0,37%-1,58%

Informasi harga emas ini sangat penting bagi investor dan masyarakat yang ingin memantau perkembangan pasar komoditas. Pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, kebijakan moneter, serta nilai tukar dolar AS.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Follow lenterarakyat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed