Siapa Pencipta Cingkrik Goning dan Cara Pengembangannya Hingga Kini

Smallest Font
Largest Font

Silat Cingkrik Goning merupakan salah satu aliran pencak silat Betawi yang memiliki sejarah panjang dan pengembangan unik hingga kini. Fokus utama artikel ini menjelaskan siapa pencipta Silat Cingkrik Goning dan bagaimana teknik serta aliran ini dikembangkan secara terstruktur dan sistematis di Indonesia.

Silat Cingkrik berasal dari Betawi, khususnya daerah Rawa Belong, Jakarta Barat, dan diciptakan sekitar tahun 1920-an. Pencipta utama aliran ini adalah Ki Goning, nama aslinya Ainin Bin Urim, yang lahir sekitar tahun 1895 dan wafat sekitar 1975 pada usia 80 tahun. Dalam sejarahnya, Ki Goning dikenal sebagai tokoh sentral yang mengembangkan teknik silat dengan ciri khas gerakan lincah dan gesit yang menyerupai gerakan monyet.

Gerakan ini diinspirasi dari kejadian saat Ki Goning berinteraksi dengan seekor monyet yang mencoba merebut tongkatnya, sehingga lahirlah teknik serangan cepat dan lentur yang menjadi ciri khas aliran Cingkrik Goning.

Perbedaan Cingkrik Goning dengan Aliran Lain

Dalam dunia Silat Cingkrik, terdapat dua aliran utama yang masih bertahan hingga saat ini, yaitu Cingkrik Goning dan Cingkrik Sinan. Cingkrik Goning lebih menonjolkan kelincahan fisik, langkah yang melebar, dan gerakan tangan lebar. Aliran ini mengutamakan kecepatan penyelesaian dan penggunaan satu kaki untuk tendangan pamungkas, serta tangan yang aktif dalam meladeni serangan lawan.

Sementara itu, Cingkrik Sinan menggunakan ilmu kontak dan tenaga dalam dengan gerakan yang lebih pendek dan kuda-kuda serta tangan yang tidak melebar. Perbedaan ini menjadi pembeda utama dalam teknik dan filosofi masing-masing aliran.

Struktur Jurus dan Teknik dalam Silat Cingkrik Goning

Silat Cingkrik Goning memiliki 12 jurus dasar dan 3 jurus sambut yang menjadi fondasi teknik beladiri. Jurus dasar tersebut antara lain Keset Bacok, Keset Gedor, Cingkrik, Langkah Tiga, Langkah Empat, Buka Satu, Saup, Macan, Tiktuk, Singa, Lokbe, dan Longok. Setiap jurus memiliki karakteristik gerakan yang mengutamakan kelincahan dan teknik serangan sekaligus pertahanan.

Adapun jurus sambut yang dipelajari setelah menguasai jurus dasar adalah Sambut Tujuh Muka, Sambut Gulung, dan Sambut Detik atau Sambut Tutup/Habis. Proses pembelajaran jurus dasar hingga mendapatkan sabuk merah biasanya memakan waktu maksimal 7 tahun, di mana siswa belajar secara bertahap hingga mahir dalam teknik dasar dan sambut.

Langkah-Langkah Belajar Silat Cingkrik Goning

  1. Pelajari dan kuasai 12 jurus dasar secara bertahap dengan pendampingan guru berpengalaman.
  2. Latihan teknik kelincahan, keseimbangan, dan kecepatan gerakan untuk mencerminkan ciri khas Cingkrik Goning.
  3. Setelah menguasai jurus dasar, lanjutkan dengan mempelajari 3 jurus sambut untuk teknik bantingan berpasangan.
  4. Praktekkan jurus sambut dalam latihan berpasangan untuk mengasah respons dan adaptasi terhadap serangan lawan.
  5. Terus berlatih dan memperdalam teknik hingga mencapai tingkat mahir dan mampu mengaplikasikan dalam situasi nyata.

Dalam pengalaman para pelatih, kesalahan umum yang sering terjadi adalah kurang fokus pada keseimbangan gerakan tangan dan kaki sehingga mengurangi kecepatan dan efektivitas serangan. Oleh karena itu, latihan berulang dan disiplin sangat diperlukan.

Perkembangan dan Pelestarian Silat Cingkrik Goning Saat Ini

Hingga tahun 2026, Silat Cingkrik Goning terus dikembangkan oleh para guru besar di Jakarta Barat dan sekitarnya, dengan metode pengajaran yang semakin sistematis. Organisasi perguruan silat Cingkrik Goning aktif mengadakan pelatihan, seminar, dan pertunjukan untuk menjaga warisan budaya Betawi ini tetap hidup dan dikenal luas.

Teknik dan jurus yang diajarkan juga terus diperbaharui sesuai kebutuhan zaman tanpa menghilangkan nilai-nilai asli. Misalnya, penambahan latihan fisik modern dan peningkatan stamina untuk menunjang kelincahan gerakan tradisional.

Peran Guru Besar dan Komunitas dalam Pengembangan

Guru besar Silat Cingkrik Goning berperan penting dalam mentransfer ilmu dan menjaga keaslian teknik. Mereka juga berkolaborasi dengan komunitas seni dan budaya Betawi untuk memperkenalkan silat ini ke generasi muda dan pencinta seni beladiri di Indonesia.

Pengalaman nyata menunjukkan bahwa pelajaran langsung dari guru berpengalaman sangat efektif untuk memahami filosofi dan kekuatan gerakan Cingkrik Goning, dibandingkan hanya belajar teori atau video tutorial.

Tabel Perbandingan Jurus Dasar dan Sambut Silat Cingkrik Goning

Daftar jurus dasar dan sambut Silat Cingkrik Goning beserta fungsinya
JurusJenisFungsi Utama
Keset BacokDasarSerangan horizontal dengan tangan
Keset GedorDasarSerangan berulang cepat
CingkrikDasarGerakan cepat dan lincah
Langkah TigaDasarPergeseran posisi strategis
Langkah EmpatDasarPenyesuaian jarak dengan lawan
Sambut Tujuh MukaSambutBantingan dengan variasi tujuh arah
Sambut GulungSambutBantingan berputar untuk kontrol lawan
Sambut DetikSambutBantingan penutup serangan

Tips Praktis Menguasai Silat Cingkrik Goning

  • Latihan konsisten dengan fokus pada kelincahan dan kecepatan gerakan tangan dan kaki.
  • Pahami filosofi gerakan agar teknik tidak hanya kuat secara fisik tapi juga efektif secara strategi.
  • Belajar langsung dari guru yang berpengalaman untuk mendapatkan koreksi dan pembimbingan tepat.
  • Kombinasikan latihan fisik modern untuk meningkatkan daya tahan dan fleksibilitas tubuh.
  • Berlatih secara berpasangan untuk mengasah respon dan kemampuan menghadapi lawan nyata.

Pengalaman saya, kemampuan menguasai jurus sambut sangat menentukan efektivitas pertarungan karena teknik bantingan membutuhkan koordinasi tinggi dan penguasaan timing.

Dahsyatnya Cingkrik Goning Mainan Si Pitung | TRANS7 OFFICIAL

Silat Cingkrik Goning tetap menjadi warisan budaya Betawi yang hidup dengan teknik andalan serta filosofi yang kuat. Pengembangan aliran ini oleh Ki Goning dan penerusnya memastikan seni beladiri ini tidak hanya bertahan, tapi juga terus berkembang sesuai kebutuhan zaman dan generasi baru.

Follow lenterarakyat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow