Solo Punya Destinasi Gratis Bikin Liburan Seharian Tetap Hemat

Smallest Font
Largest Font

Jelajah wisata populer di solo selalu memberikan kejutan menarik tanpa perlu membuat kantong jebol. Dari sudut sejarah hingga benteng tua, Surakarta menawarkan ruang publik estetis yang terjangkau.

Saya cukup sering melintasi jalanan Kota Bengawan ini untuk mencari sudut tenang di tengah hiruk-pikuk kota.

Setiap kali berkunjung, pertanyaan seperti "wisata gratis di solo yang paling mana ya?" kerap melintas di benak para wisatawan pemula.

Berikut penilaian kritis saya mengenai deretan destinasi bersejarah yang patut Anda masukkan ke daftar kunjungan.

Gedung Djoeang 45 menyajikan perpaduan menarik antara bangunan bergaya Eropa klasik dengan ruang terbuka publik. Berdiri sejak tahun 1880 pada masa kolonial Belanda, tempat ini sempat terlantarkan sebelum akhirnya bersolek.

Destinasi ini resmi dibuka kembali sebagai tempat wisata baru pada 20 September 2019. Penataannya kini jauh lebih rapi dengan pencahayaan lampu temaram saat malam hari.

Lokasi Strategis di Pusat Kota

Area ini berlokasi di Jalan Mayor Sunaryo, Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon.

Posisinya sangat dekat dengan pusat aktivitas warga, sehingga mudah dijangkau kendaraan umum maupun jalan kaki.

Kawasan ini cocok bagi Anda yang mencari tempat bersantai sore sambil menikmati suasana kota lama.

Catatan Evaluasi Penulis

Meski tampilannya makin modern dan Instagramable, area ini punya celah kekurangan.

Fasilitas tempat duduk di area luar ruangan masih terasa kurang melimpah saat akhir pekan. Kunjungan pada siang bolong terasa cukup terik karena kurangnya pohon peneduh di pelataran utama.

Kemegahan Benteng Vastenburg yang Tak Lengkang Zaman

Tidak jauh dari lokasi pertama, Benteng Vastenburg berdiri kokoh sebagai saksi bisu perjalanan sejarah Surakarta. Benteng pertahanan ini pertama kali dibangun pada tahun 1745 atas perintah kolonial.

Bangunannya berbentuk bujur sangkar dengan dinding batu bata setinggi 6 meter dan dilengkapi bastion di tiap sudutnya.

Daya Tarik Cagar Budaya Murah Meriah

Mengunjungi cagar budaya seluas ini tidak memerlukan anggaran besar.

Biaya masuk kawasan benteng ini gratis, pengunjung hanya membayar retribusi parkir kendaraan saja.

Area pelatarannya yang luas sering dimanfaatkan untuk gelaran agenda seni lokal hingga pameran budaya.

Sisi Minus Kawasan Benteng

Area dalam benteng kerap dikunci bila tidak sedang ada acara besar.

Pengunjung umumnya hanya bisa menikmati fasad luar serta berfoto di depan gerbang utama benteng.

Gedung tua berbatu bata tinggi ini membuktikan bahwa pesona sejarah Solo tidak selalu harus dibayar mahal oleh wisatawan.
10 Destinasi Wisata Terbaru dan Terpopuler di Solo | Mas Bait

Rekomendasi Destinasi Bersejarah dan Ruang Publik Solo

Untuk memudahkan gambaran itinerary seharian di solo, saya menyusun perbandingan beberapa lokasi yang berada di kawasan Pasar Kliwon.

Data Spesifikasi dan Fasilitas Destinasi Wisata Kota Solo
Nama DestinasiTahun Berdiri atau DiresmikanLokasi KecamatanBiaya Tiket Masuk
Gedung Djoeang 451880Pasar KliwonGratis
Benteng Vastenburg1745Pasar KliwonGratis
Taman Tirtonadi2019BanjarsariGratis

Gaya Hidup Santai di Alun-Alun Kidul dan Taman Tirtonadi

Pelesir ke Solo belum lengkap rasanya tanpa nongkrong santai di Alun-alun Kidul atau yang akrab disebut Alkid.

Lokasi ini terletak di Jalan Gading, Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, persis di dalam kompleks Keraton Surakarta Hadiningrat.

Suasana Malam di Alun-Alun Kidul

Alkid menjadi pusat interaksi warga yang paling hidup saat matahari terbenam. Anda bisa menikmati aneka jajanan pasar murah sambil duduk lesehan di rumput terbuka.

Namun, bersiaplah menghadapi kemacetan kecil di akses masuk saat akhir pekan tiba.

Oase Sejuk Bendungan Taman Tirtonadi

Pilihan ruang terbuka hijau lainnya adalah Taman Tirtonadi yang berkonsep bendungan.

Taman Tirtonadi diresmikan pada tahun 2019 dan langsung menjadi salah satu spot favorit warga untuk melepas penat.

Langkahnya yang dekat dari Stasiun Solo Balapan membuatnya sangat ramah bagi pelancong ransel.

  • Akses mudah tanpa perlu menyewa kendaraan pribadi.
  • Area pedestrian luas yang ramah untuk pejalan kaki.
  • Banyak pilihan kuliner lokal di sekitar lokasi.

Eksplorasi Efisien Tanpa Kendaraan Pribadi

Kota Surakarta termasuk salah satu wilayah di Jawa Tengah dengan penataan transportasi publik terpadu yang sangat memudahkan.

Banyak wisatawan kerap ragu saat hendak berkeliling, sering muncul pertanyaan seperti "cara ke masjid zayed solo naik bus" dari area stasiun.

Armada Batik Solo Trans (BST) kini menjangkau hampir seluruh titik krusial tempat hits di solo.

Bahkan pertanyaan rute seperti "naik bst ke solo safari" bisa dijawab dengan mudah karena halte koridor utama bersinggungan langsung dengan lokasi tersebut.

Bagi Anda yang berencana membawa keluarga, mencari tempat wisata murah ramah anak di solo bukanlah hal yang sulit.

Taman kota yang bersih serta trotoar jalan yang lebar memberikan kenyamanan ekstra saat mengasuh buah hati.

Soal konsumsi, wisatawan tak perlu risau menyoal patokan kuliner pasar gede solo harga karena rata-rata penjaja kuliner di sana masih menerapkan tarif wajar khas daerah Jawa Tengah.

Apabila ingin berburu oleh-oleh tekstil khas, mencari tempat beli batik terkenal di solo bisa dilakukan hanya dengan berjalan kaki di kawasan sekitar Pasar Klewer.

Menikmati kekayaan budaya Surakarta tidak butuh biaya mahal. Pilihan destinasi berbiaya rendah dengan akses bus publik yang tertata menjadikan kota ini salah satu tujuan paling masuk akal untuk menghabiskan akhir pekan secara efektif.

Follow lenterarakyat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow